{"componentChunkName":"component---src-templates-verse-by-verse-template-tsx","path":"/81/9","result":{"pageContext":{"data":"{\"languageCode\":\"id\",\"chapterNumber\":81,\"verseNumber\":9,\"verses\":[{\"translationCode\":\"id-indonesian\",\"translator\":\"Indonesian Ministry of Religious Affairs\",\"translationName\":\"Bahasa Indonesia\",\"text\":\"karena dosa apakah dia dibunuh,\"},{\"translationCode\":\"id-jalalayn\",\"translator\":\"Jalal ad-Din al-Mahalli and Jalal ad-Din as-Suyuti\",\"translationName\":\"Tafsir Jalalayn\",\"text\":\"(Karena dosa apakah dia dibunuh) dibaca Qutilat karena mengisahkan suatu dialog, jawab bayi-bayi perempuan itu; kami dibunuh tanpa dosa.\"},{\"translationCode\":\"id-muntakhab\",\"translator\":\"Muhammad Quraish Shihab et al.\",\"translationName\":\"Quraish Shihab\",\"text\":\"Bila anak-anak perempuan yang dikubur hidup-hidup ditanya--sebagai tindakan perkenan untuk diri mereka sekaligus sebagai hujatan bagi orang yang memendam mereka, \\\"Dosa apa yang membuat kalian dibunuh?\\\" Padahal, jelas anak-anak perempuan itu tidak punya kesalahan apa-apa.\"}],\"textArabic\":\"بِأَيِّ ذَنْبٍ قُتِلَتْ\"}"}},"staticQueryHashes":[]}